Channel YouTube

Senin, 17 Februari 2020

Di Batas Usia


Lama menatap layar laptop, memelototi sebuah pengumuman. Untuk pertama  kalinya aku menertawai umurku.
Sebuah lembaga pemerintahan membuka pendaftaran untuk suatu lomba. Entah kenapa aku sangat tertarik. Padahal dalam persoalan begini biasanya paling malas. Lebih dari 30 tahun lalu ketika masih di Sekolah Dasar aku dipersiapkan oleh guru olahragaku untuk mengikuti perlombaan Senam Kesegaran Jasmani (SKJ) tingkat Kabupaten. Aku dan teman-teman berlatih tiap hari, kostum pun sudah disiapkan meski dengan utang.
Pertandingannya akan dilaksanakan di ibu kota kabupaten. Bagi anak-anak kampung seperti kami, mendengar nama ibu kota kabupaten disebut, kami berlompatan nyaris lupa diri, saking bahagianya. Ibu kota kabupaten wilayah terlalu elit bagi kami. Sekarang kami akan berkunjung, bukan berkunjung biasa. Bertanding, sodara-sodara.
Namun yang terjadi kemudian, lomba itu dibatalkan dengan alasan yang aku tidak mengerti. Aku kecewa, kecewa berat. Sejak saat itu, aku malas ikut lomba.
Tetapi lomba kali ini lain. Sangat menarik. Aku membaca pengumuman yang dikirimkan teman lewat whatsapp. Ku klik link yang ditunjuk untuk melihat persyaratan. Alhamdulillah semua persyaratan bisa saya penuhi KECUALI satu, umur maksimal 45 tahun.
Aku tersentak, menyadari bahwa umurku sudah lewat 45 tahun. Memasang kuda-kuda start di gerbang ketuaan. Perlahan menuruni bukit keperkasaan menuju lembah sunyi. Menyiapkan tempat peristirahatan dari kebisingan dunia. Dan karena itu kegiatan ini dianggap tidak cocok lagi untukku dan entah berapa banyak orang yang seumuran denganku. Mungkin pantasnya menjadi pertapa di gua-gua gelap, di tengah hutan. Jauh dari kebisingan.
Saya teringat cerita tentang pendiri KFC (Kentucky Fried Chicken), Harland "Colonel" Sanders yang mulai aktif mewaralabakan bisnis ayamnya pada usia 65 tahun. Dalam usianya yang terbilang senja itu dia berkeliling menawarkan resep masakan ayamnya ke restoran-restoran. Luar biasanya, terdapat 1000 restoran menolak resepnya. Tetapi dia tidak putus asa, terus berkeliling menawarkan resepnya. Hingga sampai pada restoran ke 1008. Restoran ini bersedia membeli resepnya dan selanjutnya mengembangkan waralaba yang diberi nama KFC. Saat ini cabang-cabang KFC tumbuh menggurita di berbagai negara.
Pernah mendengar nama Yuichiro Miura? Dia adalah pemegang Guinness Record sebagai pendaki tertua di dunia. Kakek asal Jepang ini pada tahun 2003 saat usianya mencapai 74 tahun berhasil mendaki puncak gunung Everest. Tahun 2013 ketika usianya menginjak 80 tahun Miura kembali mencatatkan namanya sebagai orang tertua yang menaklukkan puncak tertinggi dunia itu.
Bagi penggila mie instan jangan lupakan Momofuku Ando. Pria asal Jepang ini adalah penemu mie instan. Ando menemukan mie instan pada tahun 1958 di saat usianya tidak muda lagi, yakni 48 tahun.
Ternyata usia tua tidak identik dengan kelemahan dan ketidakberdayaan. Pintu prestasi belum tertutup selama semangat masih membara.
***
Tidak masalah. Ini otoritas panitia. Saya bersangka baik saja. Walaupun pikiran picikku memprovokasi. Panitia pasti tidak ingin repot jika di tengah penyelenggaraan kegiatan ini banyak peserta yang bertumbangan karena kondisi tubuh yang tidak lagi bugar. Atau peserta yang uring-uringan karena nyaris kehabisan nafas. Atau peserta yang merengek-rengek ingin dipulangkan karena rindu sama cucunya. Atau peserta yang tiap malam merepotkan peserta lain minta dikerok karena masuk angin. Atau peserta yang protes minta makan, dia lupa bahwa baru semenit yang lalu dia menghabiskan dua mangkuk sup ayam. Atau...atau..ahh terlalu banyak atau.
Namun jika deretan "atau" itu adalah kekhawatiran panitia. Bukankah masalah-masalah semacam ini milik semua umur? Kecapean, sakit, lemah fisik dan halangan-halangan semakna lainnya, tidak hanya milik mereka yang berumur 45 tahun ke atas. Bisa dialami oleh siapa saja. Muda ataupun tua, malahan anak-anakpun bisa mengalaminya.
Jangan-jangan setelah tidak puas berdebat tentang diskriminasi ras, agama, suku dan antar golongan. Kini kita sedang membuka front perdebatan baru, diskriminasi umur. Wahh, kok jadi seram begini  ya? Untungnya pendaftaran haji dan umrah tidak mengenal batasan umur maksimal. Padahal haji dan umrah adalah ibadah yang mengandalkan fisik.
Baiklah, sekali lagi kita bersangka baik. Saya kira pertimbangan utama panitia membatasi usia lebih pada masalah regenerasi/kaderisasi yang harus jalan. Beri kesempatan kepada yang lebih muda untuk berkarya. Bukankah yang "tua" juga sudah lama diberi kesempatan? Karena sebelum mereka tua, mereka juga pernah muda, hehe! (Maaf).
Baiklah, yang tua harus mengalah. Negeri kita butuh regenerasi. Sejarah mengajari kita, bahwa salah satu sebab kemunduran Kerajaan Majapahit yang perkasa itu, karena kepemimpinan yang lemah sepeninggal Prabu Hayam Wuruk dan Mahapatih Gajah Mada. Majapahit lemah dalam hal kaderisasi kepemimpinan.
Kita tidak perlu mengulangi sisi lemah para pendahulu kita. Ayo anak muda, silahkan melangkah jangan pernah ragu. Persembahkan karya-karya terbaikmu untuk negerimu. 

0 komentar:

Posting Komentar