Apa yang paling berkesan dari sosok guru-guru anda? Bagi
yang sering reunian saya yakin tahu jawabannya.
Hal yang paling sering dibicarakan menyangkut guru-guru kita adalah
tentang kepribadiannya. Mengenai sikap, cara berbicara, kelakuan, dan
nasehat-nasehatnya. Saat masih dibangku sekolah saja, ketika ada acara ngumpul yang banyak dibahas adalah
pribadi guru. Tentang materi pelajaran yang mereka sampaikan sangat jarang
dibahas, kalaupun dibicarakan ada kelompok tersendiri dengan bahasan yang super
serius dan orang-orang terpilih, mirip dengan FGD (Focus Group Discussion) zaman sekarang.
Materi yang disampaikan oleh guru lebih banyak dilupa dari
pada diingat. Tetapi kepribadian seorang guru tertancap sangat dalam di hati
siswanya. Tidak jarang kepribadian seorang guru menginspirasi siswa hingga menjadi
panduan dalam memilih jalan hidup di masa depan. Seorang guru pernah bertemu dengan siswanya
di SMP dulu. Muridnya ini kebetulan juga berprofesi sebagai guru. Ketika dia
bertanya mengapa memilih menjadi guru. Sang murid dengan enteng menjawab
“karena Bapaklah sehingga saya memilih menjadi guru”. Sang siswa mengaku
terkesan dengan pribadi gurunya sehingga diapun memutuskan menjadikan guru.
Di SD ada guru saya yang mengajar dengan menyelipkan dongeng
atau kisah yang sarat dengan makna hidup. Saya paling suka dengan beliau, saya
selalu menunggu cerita-ceritanya. Sepulang sekolah ketika berada di
tengah-tengah keluarga saya selalu mengulangi cerita-cerita dari guru saya.
Ayah, Ibu dan saudara-saudara saya menjadi penyimaknya. Dongeng dan cerita guru
saya menempel dengan kuat dalam benak saya hingga sekarang. Begitu berkesannya,
saat mengajar sayapun sering menyelipkan dongengan dan cerita tentang pengalaman
hidup kepada siswa. Tentu saja sebagian besarnya hasil copy paste dari cerita
guru saya. Siswa sepertinya senang dengan cerita-cerita ini, setiap saya mengajar
selalu diminta bercerita. Kadang waktu istirahat ada saja yang datang ingin
mendengar saya bercerita.
Masa kuliah, saya mengagumi seorang dosen. Pintar,
wawasannya luas, kritis dan penuh semangat. Tetapi yang paling membekas bagi
saya adalah ketika suatu pagi sebelum perkuliahan dimulai, sang dosen memanggil
saya dan berkata, “saya sudah membaca tugasmu kemarin dan luar biasa, kamu mengerjakannya
dengan sangat baik”. Wah, saya dipuji dosen, bangga dong. Efeknya, seharian
itu, saya sering senyum-senyum sendiri tanpa diperintah, hehe. Dan sejak saat saya tambah semangat mengikuti
perkuliahan.
Ternyata pujian berdampak besar bagi peserta didik. Karena itu,
guru jangan pelit memberikan pujian pada hal-hal baik yang dilakukan oleh
siswa. Tentu pujian yang sesuai dengan proporsinya, tidak berlebih-lebihan.
Masih ingat bu Een Sukaesih? Beliau adalah penerima
penghargaan spesial Achievement Liputan6 Award untuk kategori Inovasi,
Kemanusiaan, Pendidikan, Pemberdayaan Masyarakat dan Lingkungan dari SCTV Award
2013. Ibu Een adalah pendiri Rumah Pintar yang diberi nama Al-Barokah yang
berlokasi di Dusun Batukarut, Desa Cibereum Wetan, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.
Rumah Pintar ini menjadi sarana kegiatan belajar mengajar untuk anak-anak
darimana saja yang ingin belajar secara gratis. Di Rumah Pintar yang dia
dirikan ini, Bu Een sekaligus sebagai tenaga pengajar. Aktivitas mengajar beliau
lakoni sambil berbaring di tempat tidur akibat penyakit lumpuh yang telah lama
dideritanya. Semangat hidup dan
pengabdiannya di bidang pendidikan patut diteladani. Keterbatasan yang
dialaminya bukan penghalang untuk memajukan pendidikan bagi semua kalangan.
Ketika Ibu Een ditanya siapa sumber inspirasinya, beliau
menyebut Pak Ahmad, Gurunya semasa SD. Menurutnya, cara Pak Ahmad mengajar
mudah dipahami membuat murid-muridnya jadi pintar. Tidak hanya itu, Bu Een juga
sangat kagum pada tulisan gurunya ini di papan tulis, tulisannya cantik.
Sampai-sampai bu Een berlatih untuk meniru tulisan gurunya tetapi selalu gagal.
Hal ini diungkapkan Bu Een ketika wartawan dari Lipuutan6.com bertandang ke
rumahnya.
Bill Gates, pebinis dan penulis asal Amerika Serikat, serta
mantan CEO dan saat ini sebagai ketua Microsoft,
perusahaan perangkat lunak yang dia didirikan bersama seorang rekannya, Paul
Allen. Sejak 1995 hingga 2009, Dia menduduki peringkat pertama orang terkaya di
dunia. Tidak termasuk tahun 2008 ketika dia turun ke peringkat ke tiga. Kisah
perjalanan hidupnya telah memotivasi dan menginspirasi begitu banya orang.
Ketika ditanya, siapakah yang telah membentuk dirinya sehingga menjadi pebisnis
milyarder seperti sekarang ini, dengan mantap Bill Gates menjawab:
guru-gurunya. Dan dia merasa beruntung memiliki guru-guru yang merupakan sumber
inspirasinya. Dia tidak pernah melupakan jasa Blanche Caffiere, guru SD-nya
yang disebut memiliki peran penting dalam hidup Gates di masa lampau. Baginya
Caffiere adalah pemicu semangatnya untuk belajar.
Stephen Hawking, seorang ilmuan besar asal Oxford, Inggris.
Kelumpuhan bahkan tidak membuatnya lemah semangat. Dia terus menciptakan
terobosan-terobosan baru dalam bidang ilmu pengetahuan Alam hingga membuat
namanya termasyhur di dunia. Ketertarikannya akan ilmu pengetahuan alam dimulai
saat dirinya menjadi siswa di St. Albans School di Hertfordshire, Inggris.
Dalam sebuah video yang dibuat khusus, Hawking mengakui dirinya sebagai anak
yang malas dengan tulisan tangan yang buruk. Itu karena guru-guru di sekolahnya
yang membosankan, katanya. Tetapi ada seorang guru yang sangat dia idolakan, Dikran
Tahta. Lewat kelas yang dihadirinya, Hawking mengaku gurunya itu berhasil
membuka matanya bahwa untuk menyingkap rahasia alam semesta adalah dengan
matematika. “Kelasnya begitu hidup dan menarik. Semuanya bisa diperdebatkan,
kata Prof. Hawking (dilansir dari BBC.com; 9/3/2016).
Guru yang hebat adalah guru yang mampu menginspirasi sebanyak
mungkin peserta didik. Begitu banyak kisah yang dapat dijadikan contoh betapa guru
inspiratif memiliki jasa besar dalam mengubah dan membukakan jalan sukses bagi
peserta didiknya di masa depan. Menginspirasi peserta didik yang juga adalah
generasi penerus berarti telah memberikan arah dan tuntutan bagi kemajuan
bangsa.
Selamat Hari Guru Nasional untuk semua guruku dan sesamaku
guru
Selamat menginspirasi

0 komentar:
Posting Komentar